Dinas Permukiman dan Perumahan

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Rapat Evaluasi Program Pembangunan Infrastruktur (PPIP) Provinsi JawaBarat

Rapat Evaluasi Akhir PPIP Jawa Barat T.A 2008 Distarkim, 23 Desember 2008

Rapat Evaluasi Program Pembangunan Infrastruktur (PPIP) Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan di Kantor Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Jawa Barat dihadiri oleh Dit BP, Dirjen Cipta Karya,14 , Satuan Kerja Provinsi Jawa Barat, Satker Kabupaten, KMP Pusat, dan KMK Kabupaten di Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang hasil evaluasi akhir program yang dilaksanakan di kabuaten, pembahasan mengenai kegiatan yang dilakukan di masing-masing kabuapten disampaikan oleh masing masing dari perwakilan kabupaten. 

Hari Menanam Pohon Indonesia dan Hari Bhakti Pekerjaan Umum 2008

Untuk mendukung dan mensukseskan penyelenggaraan penanaman pohon dan sekaligus dalam rangka Hari Bhakti Pekerjaan Umum Tahun 2008, Satuan Kerja (Satker PBL, PPIP, Agropolitan, Revitalisasi, TRK, PKP, PK PAM, PK PPLP) APBN 2008 di Lingkungan Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinisi Jawa Barat telah berpartisipasi memberikan bantuan pohon tanaman keras dan produktif kepada :

Pengelola Rusunawa Cingised Kota Bandung (Jenis Pohon Mangga, Rambutan, Lengkeng, Sukun dan Jambu Air)
Masyarakat sekitar TPA Leuwi Gajah (Cireudeu Cimahi dan Cibungur-KBB) Jenis tanaman Jati Emas, Mahoni, Manglid dan salam.
pada tanggal 15 Desember 2008 yang lalu.

Rapat Pembinaan Jasa Konstruksi Terhadap Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Di Lingkungan Dinas Tarki

Rapat pembinaan jasa konstruksi terhadap panitia pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Tata Ruang dan Permukiman yang dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2008 dilaksanakan Di Aula Lantai 3 Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Jawa Barat. Acara ini di pimpin langusng oleh Kepala Sub Dinas Jasa Konstruksi Ir. H. Nugraha Abdurachman MT. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh panitia pengadaan barang dan jasa yang ada di lingkungan Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Jawa Barat.

Gubernur Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Dayeuhkolot

Berbarengan dengan Hari Raya Iedul Adha tahun ini muncul berbagai bencana di Jawa Barat. Salah satunya adalah bencana banjir yang setiap tahun selalu terjadi yaitu di wilayah Bandung Selatan, khsususnya wilayah Kabupaten Bandung. Untuk tahun ini wilayah yang tergenang banjir cukup parah adalah Baleendah/Dayeuhkolot, dimana penampungan korban dipusatkan salah satunya di Taman Kota Dayeuhkolot.

Sebagai rasa berbagi sesama manusia, pada kesempatan kemarin Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menyempatkan diri bersama istrinya, Ibu Ahmad, mengunjungi korban bencana banjir di Dayeuhkolot. Hadir pula Kepala Dinas Tata Ruang, Permukiman dan Kepala Dinas Sosial dan beberapa jajaran lainnya. Beberapa bantuan obat-obatan, beras, mie instan, sarden, kecap, sambal, biscuit dan bahan sembako lainnya langsun diserahkan kepada Camat Baleendah. Pada kesempatan yang sama juga diserahkan 3 sapi korban sebagai wujud rasa kebersamaan di hari raya Kurban ini.

Gubernur bersama istri menyempatkan pula berdiaog dengan anak-anak korban bencana yang diselingi dengan nyanyi-nyanyi bersama untuk menghangatkan suasana. Bantuan ini sangat disambut baik oleh korban meskipun sebelumnya sudah banyak bantuan yang diberikan baik dari pemerintah maupun LSM. Salah satunya adalah air bersih yang disuplai dari PDAM Kabupaten Bandung melalui Truk Tanki dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Jawa Barat.Sebelum meninggalkan tempat penampungan, Gubernur menyampaikan bahwa penanganan utama yang harus segera dilakukan adalah menghilangkan banjir melalui penanganan di hulu, revitalisasi sungai dan penanganan curug jompong. 

 

Optimaliasi Kinerja Pembinaan Jasa Konstruksi

(Kamis , 4 Nop 08, IS)

Dalam rangka meningkatkan kinerja pembinaan Jasa Konstruksi di Jawa Barat, Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Jawa Barat melalui Sub Dinas Jasa Konstruksi menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program 2009 dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Acara tersebut diselenggarakan selama satu hari penuh kemarin, Kamis 4 Nopember 2008 di Hotel Katulistiwa, Jatinangor. Dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut, Asisten II (Perekonomian) Jawa Barat, selaku Ketua Tim Pembina Jasa Konstruksi Jawa Barat, menegaskan bahwa tantangan ke depan bidang jasa konstruksi semakin berat. Dengan situasi ekonomi yang tidak menentu, diharapkan tidak terjadi situasi tahun 1997 dimana semua proyek jasa konstruksi mati yang berdampak PHK besar-besaran terhadap tenaga tukang konstruksi. Selain itu permasalahan di lapangan yang setiap tahun terus terjadi masih menjadi hambatan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi di Jawa Barat, seperti penawaran yang terlalu rendah namun pada pelaksanaannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Oleh sebab itu tema Optimalisasi Kinerja Pembinaan Jasa Konstruksi untuk tahun ini sangat tepat.

Acara diikuti oleh seluruh tim Pembina jasa konstruksi di Kabupaten/Kota. Dari 26 kabupaten/kota di Jawa Barat, tinggal Kabupaten Bandung Barat yang belum mempunyai tim Pembina jasa konstruksi. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman, Dr. Ir. Sjaefuddin Mamun, M.Si beserat Kepala Sub Dinas Jasa Konstruksi, Ir. Nugraha Abdurahman, MT. Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi dan pengarahan dari Departemen Dalam Negeri mengenai Penyelenggaraan Pembinaan Jasa Konstruksi di Daerah sesuai PP Nomor 30 tahun 2000, Departemen Pekerjaan Umum tentang Kebijakan Pembinaan Jasa Konstruksi Nasional, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah tentang Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa dalam Mewujudkan Reformasi Birokrasi serta LPJKN tentang Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional.

Terakhir, Kasubdin Jasa Konstruksi memaparkan dan sekaligus memandu sinkronisasi program pembinaan jasa konstruksi tahun 2009. Secara umum, masih diperlukan usaha dari pemerintah daerah kabupaten/kota untuk lebih banyak memunculkan kegiatan pembinaan. Tahun 2008 ini, Provinsi Jawa Barat berhasil meraih penghargaan Tingkat Khusus, karena sudah ke 3 kali berturut-turut. Sedangkan untuk kabupaten/kota dari 9 yang diusulkan hasilnya tertinggi diraih oleh Kabupaten Karawang yaitu peringkat 8. Hal ini mendorong para tim Pembina di Kabupaten/Kota untuk lebih aktif lagi karena usaha pembinaan yang dilakukan akan besar pengaruhnya terhadap kemajuan penyelenggaraan jasa konstruksi di Jawa Barat. 

Page 10 of 46

You are here